Corak/Gaya Seni

Menurut sejarah perkembangan seni rupa dan arsitektur senantiasa mengalami perubahan. Hal ini terus berkembang mengikuti cita rasa yang berkembang pada manusia itu sendiri, dari waktu ke waktu selalu berubah. Perubahan itu terjadi desebabkan oleh penemuan media seni(bahan, alat , teknologi) dan perkembangan intelektual manusia yang terus meningkat.

Menurut pengertian bahwa corak/gaya adalah hasil ungkapan artistik seseorang dalam mewujudkan bentuk-bentuk alami disesuaikan dengan cita rasa keindahan didalam peniruannya.

Apabila seorang seniman menemukan bentuk dan bentuk itu diikuti oleh orang lain sehingga terbentuklah isme-isme(faham) tertentu.

  1. Naturalisme
    pengikut dari corak ini dengan mengambil objek alam dalam karyanya karena tertarik oleh kecantikan dan keagungan dipilihnya objek yang bagus dan sesuai dengan perasaan batinnya(menurut keberadaan alam).
  2. Realisme
    Pengikut setia yang berusaha memudahkan objek alam seperti apa adanya, seperti yang para seniman lihat sehari-hari.
  3. Impresionalisme
    Pengikut setia dari corak yang bentuk alamnya diintensifkan sedemikian rupa menurut pandangan subyektifitasnya, objek yang ditampilkan adalah kesan.
  4. Abstrakisme
    Pengikut setia dari corak yang memandang objek alamnya sebagai medium atau perantara saja, apa yang diekspresikan sama sekali lain dari apa yang dilihat dan sampai tidak berfigur atau figuratif.
    Aliran corak ini dijaman modern sekarang ini menjadi terkotak-kotak seperti : kubisme, pointilisme, surealisme, dadaisme dan sebagainya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s